
Mau Ikut Rally Dakar? Cek Dulu Isi Dompet, Ini Rincian Biayanya
Mau Ikut Rally Dakar? Cek Dulu Isi Dompet, Ini Rincian Biayanya Yang Wajib Kalian Ketahui Sebelum Berkeinginan Mengikutinya. Rally Dakar di kenal sebagai salah satu ajang balap paling ekstrem. Dan juga yang paling bergengsi di dunia. Tentunya dengan lintasan ribuan kilometer, medan gurun yang kejam. Terlebihnya hingga tantangan fisik dan mental menjadikannya impian banyak pecinta otomotif. Namun di balik gengsi dan adrenalin tinggi. Maka ada satu hal krusial yang wajib di pertimbangkan sejak awal: biaya Rally Dakar. Bagi peserta pemula maupun kolektor mobil klasik yang ingin menjajal Dakar Classic. Dan ongkos yang harus di siapkan tidak main-main. Karena budgetnya memang relatif, semua itu tergantung persiapan, tim support, hingga kendaraan yang di gunakan. Namun satu angka sudah pasti yaitu biaya pendaftaran Dakar Classic jika di rupiahkan mencapai sekitar Rp 350 juta. Dan itu baru permulaan.
Biaya Pendaftaran Dakar Classic Yang Fantastis
Biaya pendaftaran menjadi tiket masuk utama bagi siapa pun yang ingin mencicipi atmosfernya. Untuk kategori Dakar Classic, biaya registrasi di patok sekitar 20.000–22.000 euro. Atau setara Rp 350 jutaan, tergantung kurs. Nominal tersebut biasanya mencakup hak start, administrasi. serta akses dasar ke fasilitas penyelenggara. Namun perlu di catat, biaya pendaftaran ini belum termasuk kendaraan, logistik, kru, dan perbaikan. Banyak peserta pemula kerap terkejut. Karena mengira angka ratusan juta sudah cukup. Padahal, pendaftaran hanyalah “gerbang awal” menuju pengeluaran yang jauh lebih besar.
Kendaraan: Dari Modifikasi Hingga Ongkos Kirim
Dalam Dakar Classic, kendaraan yang di gunakan umumnya mobil reli lawas atau kendaraan klasik yang telah di modifikasi agar sesuai regulasi. Biaya persiapan kendaraan sangat bervariasi. Terlebihnya mulai dari ratusan juta hingga miliaran rupiah. Namun tergantung kondisi awal mobil. Selain modifikasi mesin, suspensi, dan keselamatan, peserta juga harus memikirkan biaya pengiriman kendaraan ke lokasi lomba. Dan biasanya di Timur Tengah atau Amerika Selatan. Ongkos pengapalan mobil, suku cadang, dan peralatan pendukung bisa menembus Rp 200–400 juta. Serta belum lagi jika terjadi kerusakan serius di tengah lomba.
Tim Pendukung Dan Logistik Jadi Pengeluaran Terbesar
Ia bukan balapan individual. Di balik satu kendaraan, ada tim mekanik, navigator. Dan juga kru logistik yang bekerja tanpa henti. Biaya akomodasi, konsumsi, transportasi. Serta honor kru menjadi pos pengeluaran besar. Banyak peserta memilih bergabung dengan tim profesional agar lebih praktis. Namun biayanya juga signifikan. Serta paket tim pendukung untuk Dakar Classic bisa berkisar Rp 1 miliar hingga Rp 3 miliar. Akan tetapi tergantung layanan yang di ambil. Paket ini biasanya mencakup perawatan harian kendaraan, suku cadang. Dan hingga bantuan teknis darurat di tengah etape.
Biaya Tambahan Yang Sering Terlewat
Selain biaya utama, ada banyak pengeluaran tambahan yang sering luput dari perhitungan awal. Mulai dari asuransi peserta, asuransi kendaraan. Kemudian juga perlengkapan keselamatan, hingga kebutuhan fisik seperti pelatihan dan medical check-up. Peserta juga perlu menyiapkan dana cadangan untuk situasi darurat. Kerusakan parah, penalti teknis, atau kebutuhan suku cadang langka bisa membuat anggaran membengkak drastis. Tak heran, total biaya mengikutinya. Bahkan di kategori Classic, bisa mencapai Rp 2–5 miliar untuk satu musim. Mengikutinya bukan sekadar soal nyali dan kecintaan pada otomotif.
Akan tetapi juga kesiapan finansial yang matang. Dengan biaya pendaftaran Dakar Classic sekitar Rp 350 juta. Serta dengan total anggaran yang bisa mencapai miliaran rupiah. Tentu ajang ini jelas bukan balapan murah. Namun bagi mereka yang berhasil menaklukkannya, ia menawarkan pengalaman seumur hidup, prestise global, dan kepuasan yang sulit di tukar dengan apa pun. Jadi, sebelum bermimpi berdiri di garis startnya. Maka ada satu hal wajib dilakukan yaitu cek dulu isi dompet. Lalu rancang persiapan dengan matang sebelum mengikuti Rally Dakar.